>
>
Ju Hong Tjoan : Saya Mau Terus Hidup

Modern Cancer Hospital Guangzhou, kanker rectum, Intervensi, Imunoterapi

  JU HONG TJOAN Bersama dengan kepala dokter, dr Hu Ying

  Saat bertemu dengan Ju Hong Tjoan kembali, kondisinya sudah lebih baik dibandingkan 3 bulan yang lalu. Ia terlihat lebih energik, wajahnya dipenuhi senyuman. Ini mengingatkan saya akan pendapat staf-staf rumah sakit tentang pasien satu ini : Paman ini adalah orang yang ceria.

  Namun, hidup Ju Hong Tjoa tidak selalu menyenangkan, bahkan beberapa bulan yang lalu ia hampir saja mati. Ya, Ju Hong Tjoa pernah menjadi seorang pasien kanker yang tersiksa.

  Ju Hong Tjoa kini berusia 59 tahun. Ia berasal dari Medan, Indonesia. Setelah berbasa-basi sejenak, ia pun langsung menceritakan tentang kisahnya.

  “Saya mulai mengalami diare sejak Desember 2013. Lalu saya mengkonsumsi obat, tetapi kondisi saya tidak kunjung pulih. Pada bulan Juli saya pun melakukan pemeriksaan ke Penang, hasilnya menunjukkan saya menderita kanker rektum stadium IV. Dokter menyarankan saya untuk melakukan operasi, tetapi saya tidak mau. Kemudian saya dan keluarga pun kembali ke Medan.”

  Satu bulan kemudian, Ju Hong Tjoa kembali ke Malaysia, dan hasil pemeriksaan kali ini benar-benar membuatnya dan keluarga tercengang : Tumor sudah menyerang bagian rektum sebesar 16cm, hasil CT-scan di bagian perut menunjukkan sudah terjadi penyebaran di bagian hati. Kondisinya benar-benar sudah tidak bisa ditoleransi lagi.

  Namun, untuk kedua kalinya Ju Hong Tjoa menolak saran dokter untuk melakukan operasi. Kondisinya yang saat itu sudah mengalami diare selama 8 bulan menjadi sangat lemah, dalam sehari ia bisa lebih dari 10 kali bolak-balik toilet, bahkan terkadang mencapai 20 kali. Kadang-kadang buang air besarnya juga disertai darah, seketika berat badannya turun hingga 14kg. Rasa sakit akibat diare yang berkepanjangan benar-benar membuatnya tersiksa. “Saat itu ia benar-benar putus asa, bahkan sempat berpikir, jika mati seperti ini, ya sudahlah. Kami yang melihatnya seperti itu merasa sangat sedih, semua orang tahu, di Medan, kanker stadium IV tidak dapat tertolong lagi,” kisah sang istri.

  Untungnya, anggota keluarga masih tidak menyerah. Ia teringat pada dokter di Medan yang pernah mereka kunjungi, sang dokter menyarankan mereka untuk berobat ke Modern Cancer Hospital Guangzhou, lalu mereka pun mulai mencarinya di internet. Tak lama kemudian, Ju Hong Tjoa didampingi sang istri berkonsultasi ke kantor perwakilan di Medan. Begitu keluar dari kantor perwakilan, hati Ju Hong Tjoa benar-benar terasa bergejolak, karena dokter berulang kali menegaskan : tanpa operasi.

  Tak butuh waktu lama, Ju Hong Tjoa dan keluarga pun segera berangkat ke Guangzhou. Setelah masuk rumah sakit, tim MDT langsung menentukan serangkaian pengobatan yang harus dijalaninya. Hingga saat ini, ia telah menjalani 8 kali Intervensi dan 1 kali Imunoterapi. Menurut dr. Hu Ying, tumor Ju Hong Tjoa sudah mengecil hingga 90%, gejala diare yang dulu dialaminya pun kini sudah hilang. Hasil tumor marker yang awalnya lebih dari 3000ng/ml, kini sudah menjadi sekitar 300ng/ml. Berat badannya pun sudah bertambah. Ju Hong Tjoa merasa sangat puas dengan pengobatan yang sudah dijalaninya.

  “Begitu masuk rumah sakit, dikarenakan badan saya yang sangat lemah, akhirnya saya harus beristirahat selama 12 hari. Tetapi setelah Intervensi yang ke-2, keajaiban terjadi. Tinja saya mulai berbentuk kembali, dan saya tidak membutuhkan bantuan orang lagi untuk memapah saya berjalan. Pada saat istri saya pergi berbelanja keluar, saya pun mengikutinya, karena saya tahu, kondisi saya sudah membaik,” kenang Ju Hong Tjoa yang menceritakan pengalamannya dengan senang.

  Ketika kami menanyakan tentang metode Intervensi, ia dengan semangat mengacungkan kedua jempol tangannya. “Sangat bagus. Saya tidak mengetahui jelas tentang obat-obatannya, tetapi karena saya hanya dibius secara lokal, jadi saya bisa merasakan pada saat dokter memasukkan obat ke dalam usus saya, terasa sedikit panas, tetapi tidak sakit. Dan pada saat obat dimasukkan, usus saya terasa sangat lancar. Kemudian dokter mengatakan, Intervensi adalah metode yang memasukkan obat-obatan langsung ke pusat tumor. Kuncinya adalah tanpa pembedahan, efek sampingnya kecil dan hasilnya efektif.”

  Saat itu, istri Ju Hong Tjoa juga berbagi kepada kami tentang nyanyian penyemangat untuk suaminya menjalani pengobatan : “Semua orang menertawakan paman yang sangat patuh, apalagi kata-kata dr. Hu Ying. Sebelumnya ia pernah memikirkan tentang kematian, tetapi sekarang ia tidak ingin mati, bahkan ia ingin pulang dan melihat cucunya tumbuh besar..” “Tentu saja harus patuh, karena saya mau sembuh. Saya mau terus hidup!” Sanggahan Ju Hong Tjoa membuat orang-orang yang ada di sana tertawa…

  Dengan segenap hati, kami berharap supaya Paman cepat sembuh!

45
  • Modern Cancer Hospital Guangzhou
  • Rumah Sakit Modern Guangzhou adalah lembaga dibawah grup medis BO AI.

    45
  • Bo Ai Medical Group Biggest Medical Investment Group of China
  • Grup medis BOAI adalah kelompok perusahaan modern besar, investasi medis,

    • 45
      Gejala Kanker
      Memahami gejala kanker, Waspadai Penyakit Pada Tubuh Anda
    • 45
      Deteksi dan Diagnosis
      Menyediakan metode pemeriksaan untuk membantu mengidentifikasi jenis kanker.
    • 45
      Pengobatan Kanker
      Mencari teknologi pengobatan terbaik untuk membantu mengendalikan kanker.
    • 45
      Penderita Kanker
      Memahami pasien kanker selama masa pengobatan dan masalah pasca perawatan.
    • 081297897859
    • 085211194878
    • 081286165200
    • 087854162688
    Jakarta Office
    Menara Citicon, lantai 11 Blok C2.Jalan Letjen S.Parman Kav 72,Slipi-Jakarta Barat
    Surabaya Office
    Wisma BII Lt.7 no.715 Jalan Pemuda no 60-70 Surabaya
    Medan Office
    Kompleks Multatuli Indah Blok BB 50 Medan Sumatera Utara 20151
    1. 7DCDB770
    2. 7E9E643F
    3. 53558243
    4. 53558243
    Tim ahli
    doctor
    Ahli medis dari berbagai departemen menggabungkan berbagai jenis pengobatan
    Tim ahli yang berpengalaman, berdasarkan kondisi dari pasien, menggabungkan metode pengobatan, berbagai pengobatan penunjang, membantu penderita memperpanjang harapan hidup, mengurangi penderitaan, dan meningkatkan kualitas hidup.[Baca selengkapnya]
    Liao Jianfu : Melewati Kegelapan, Menemukan Cahaya

    Pada Januari 2015 pasien kanker lambung asal Indonesia – Li..

    Kepercayaan dan Kesabaran, Bantu Saya Melawan Kanker

    Setelah menjalani Intervensi di Modern Cancer Hospital Guangz..

    Pasien Diabetes: Saya Percaya Saya Sudah Dekat Dengan Kesembuhan

    Mr.Su, pasien diabetes yang berasal dari Surabaya, Indonesia,..