Peduli Kesehatan , Jauhi Kanker

Berdasarkan data stastistik, beberapa tahun terakhir ini, kanker menjadi penyebab utama kematian warga Indonesia. Perubahan lingkungan hidup, tekanan hidup yang semakin besar, pola makan yang tidak teratur dan sebagainya, merupakan penyebab meningkatnya angka kejadian kanker. Ketika orang-orang berbicara tentang kanker, suasana hati pun menjadi buruk, sebab dulu di Indonesia menderita kanker berarti mendekati kematian. Karena teknologi pengobatan kanker secara konvensional sangat terbatas, menyebabkan penderitaan yang sangat hebat bagi penderita kanker.

Modern Cancer Hospital Guangzhou China yang berkomitmen pada penelitian dan pengobatan kanker, memperkenalkan konsep pengobatan dari berbagai bidang ilmu serta pengobatan yang meminimalisasikan luka dengan mengkonsentrasikan pengobatan pada pusat penyakit yang menggabungkan sistem pengobatan barat dan timur, menanggulangi keterbatasan pada pengobatan konvensional, membawa kabar baik dan harapan bagi 40.000 penderita kanker.

Menurut ahli onkologi Modern Cancer Hospital Guangzhou dengan deteksi dini, diagnosis dini dan pengobatan dini, hampir 1/3 kasus kanker dapat disembuhkan. Pada tanggal 16 Maret 2014, Modern Cancer Hospital Guangzhou Medan Office mengundang ahli onkologi Prof.Liu Lvguang sebagai pembicara dalam acara seminar dan konsultasi mengenai pencegahan dan pengobatan tumor.

Bagi anda yang ingin memahami penyebab terjadinya kanker, bagaimana cara menjauhi kanker, serta bagaimana membantu keluarga atau teman-teman yang menderita kanker untuk menemukan pengobatan yang tepat, silahkan menghadiri seminar ini.

PEMBICARA AHLI
Liu LvGuang

Pada tanggal 8 September 2013, Modern Cancer Hospital Guangzhou membuka kantor di Medan, Indonesia, di daerah Perumahan Multatuli Indah BB 50, dan sukses menggelar upacara pembukaan. Media Harian Indonesia dan media besar lainnya mengucapkan selamat kepada Asosiasi Pengobatan Cina dan sektor lainnya dari rumah sakit. Mereka mengucapkan selamat pembentukan kantor yang baru, mereka sangat antusias akan acara ini.[Baca selengkapnya]

Wang RongHua

Wang Ronghua, lahir di Wuhan, Provinsi Hubei, telah bekerja di dua kota atas tiga rumah sakit di Wuhan, Provinsi Hubei, saat ini direktur pusat intervensi gambar Modern Cancer Hospital Guangzhou, ahli stem sel. Direktur Wang memiliki pengetahuan yang mendalam dalam pencitraan diagnostik dan pengobatan tumor radiologi intervensi klinis selama lebih dari dua puluh tahun, diagnose CT, MRI telah berhasil mengumpulkan pengalaman...[Baca selengkapnya]

Kisah Pasien
Mengambil Kejuaraan Dalam Pengobatan, Pasien Asal Vietnam Ini Berterima Kasih Kepada Dokter China Yang Telah Memberikannya “Kehidupan Kedua”

Foto Bersama Prof.Peng Xiaoci,di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Juli 2017, dalam kompetisi tenis meja untuk penyandang cacat, TRAN VAN DUC yang telah berusia 68 tahun keluar sebagai juara. Dengan fisik yang terlihat kuat di luar, siapa menyangka kalau TRAN VAN DUC adalah seorang pasien kanker. Lima bulan sebelumnya, dikarenakan kondisinya yang sudah sangat parah, dokter Vietnam menyerah untuk mengobatinya. Hanya Selangkah Dari Gari...[Baca selengkapnya]

Dokter di Vietnam Menyerah, Namun Ia Mendapatkan Hidup Kembali Di Guangzhou, China -Pasien Kanker Paru Stadium 4

Pasien kanker berusia 56 tahun asal Vietnam bernama Đặng Thi Ánh Tuyết terdiagnosa kanker paru stadium IV pada Desember 2016. Setelah pengobatan yang dijalani di Vietnam tidak membuahkan hasil, akhirnya ia datang ke St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. Setelah menjalani 1 kali Cryosurgery dan 9 kali Intervensi, tumor di bagian paru kanannya mengecil sebanyak 70%, benjolan di kedua parunya menghilang, sampai saat ini kondisinya san...[Baca selengkapnya]

Tim ahli
doctor
Ahli medis dari berbagai departemen menggabungkan berbagai jenis pengobatan
Tim ahli yang berpengalaman, berdasarkan kondisi dari pasien, menggabungkan metode pengobatan, berbagai pengobatan penunjang, membantu penderita memperpanjang harapan hidup, mengurangi penderitaan, dan meningkatkan kualitas hidup.[Baca selengkapnya]