Kanker kandung kemih adalah kanker ganas yang paling sering dijumpai pada system urinary, para ahli menegaskan bahwa pengobatan untuk kanker kandung kemih harus sesegera mungkin. Berikut adalah penjelasan pengobatan untuk kanker kandung kemih yang disampaikan oleh tim ahli onkologi dari rumah sakit Modern Cancer Hospital Guangzhou.
1. Pengobatan dengan tindakan operasi
Operasi untuk kanker kandung kemih adalah tindakan yang paling sering digunakan, cara operasi dan luasnya harus disesuaikan dengan stadium kanker itu sendiri, tingkat keganasan dan hasil patologis jenis tumor, posisi & letak tumor, dan memastikan apakah tumor bertumbuh mendekati organ organ lainnya yang dapat membahayakan.
2. Pengobatan radioterapi
Pengobatan radioterapi pada kanker kandung kemih umumnya digabungkan setelah operasi, dan lebih sesuai bagi penderita kanker kandung kemih stadium lanjut. Juga sesuai bagi pasien yang menolak operasi atau juga yang mengalami kekambuhan pasca operasi.
3. Pengobatan dengan kemoterapi total (konvensional)
Penggunaan metode kemoterapi antara lain bisa dengan cara kemoterapi intravasical, kemoterapi sistemik, kemoterapi intra-arteri, dan juga kemoterapi selektif sebelum atau sesudah operasi dapat membantu meningkatkan hasil pengobatan dan juga sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien kanker kandung kemih.
4. Metode pengobatan herbal (obat obatan tradisional China)
Pengobatan dengan herbal Cina dapat digunakan pada seluruh program pengobatan,, digunakan secara khusus, ataupun dikombinasikan bersamaan dengan operasi , radioterapi, & kemoterapi yang tentunya sangat bermanfaat dalam meningkatkan penyembuhan pasien kanker kandung kemih.
Terapi intervensi pada pasien kanker kandung kemih adalah pengobatan dengan teknologi tinggi modern yang minimal invasif, di bawah panduan alat pemeriksaan medis, kateter khusus dimasukkan ke dalam tubuh untuk mendiagnosa dan mengobati dari dalam, berikut adalah letak perbedaan antara kemoterapi local dan kemoterapi total :
1. Luka pada area permukaan kulit hanya sekitar 2mm, rasa sakit juga lebih minim.
2. Tindakan kemoterapi lokal aman untuk dilakukan berulang kali
3. Dapat dilakukan dibawah alat pemeriksaan (DSA)
4. Dosis untuk obat yang digunakan kecil, positioningnya tepat, pengobatannya lebih akurat, efek sampingnya lebih minim, dan juga tidak muncul resistensi terhadap obat.
5. Penargetan yang tepat : mengawali pengobatan yang akurat dengan positioning yang tepat, juga tidak merusak jaringan normal lainnya
6. Pemulihan yang cepat : umumnya pasien sudah dapat beraktifitas normal 12 jam setelah operasi.
Selain metode intervensi yang digunakan oleh Modern Cancer Hospital Guangzhou, rumah sakit Modern Cancer Hospital Guangzhou juga akan menentukan metode pengobatan yang khusus disesuaikan dengan masing masing kondisi pasien secara keseluruhan dan mempertimbangkan keperluan dari operasi, kemoterapi, radioterapi, yang tentunya bertujuan untuk membantu pasien mendapatkan hasil pengobatan yang paling maksimal agar kelangsungan dan kualitas hidup pasien dapat terjamin.