>
>
>
Pencegahan Kanker Otak

 kanker otak, Modern Cancer Hospital Guangzhou

Pada 18 Maret 2014 pukul 09.00 pagi, Pedangdut Indonesia, Widi, meninggal dunia karena kanker otak dalam usia 33 tahun. Seperti yang kita ketahui, kanker otak adalah tumor ganas pada bagian otak yang paling banyak dijumpai, dapat terjadi pada semua kalangan umur, sekitar 85% nya terjadi pada orang dewasa. Pada anak-anak, kanker otak berada di urutan ke 2 setelah leukemia, saat ini kanker otak mulai banyak terjadi pada kalangan muda.

Ahli kanker dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, Peng Xiaochi menuturkan, karena gejala kanker otak stadium awal tidak memiliki ciri khas, dan ketika gejala tersebut muncul, dan sangat mudah diabaikan atau karena salah diagnosis sehingga menunda waktu pengobatan yang terbaik. Misalnya, sakit kepala atau leher terasa tidak nyaman, banyak orang mengira hal tersebut merupakan gejala normal yang diakibatkan oleh tekanan pekerjaan yang terlalu besar, Dr. Peng Xiaochi menyarankan, saat anda mengalami sakit kepala lebih dari 2 minggu, waspadai kanker otak dan segera konsultasi ke dokter; gejala awal kanker otak pada anak-anak adalah ketidakseimbangan pada saat berjalan, namun banyak orang tua yang mengira bahwa itu adalah gejala normal pada masa pertumbuhan anak-anak dan akhirnya kurang mewaspadai kanker otak pada anak-anak, “Kehilangan waktu pengobatan terbaik karena mengabaikan gejalanya adalah sebuah penyesalan yang sangat besar”, tutur Dr. Peng Xiaochi.

Selain itu, radiasi yang dikeluarkan oleh baterai telepon genggam dan komputer dapat mendorong perubahan sel menjadi sel kanker, oleh karena itu, memakai telepon genggam dengan benar juga merupakan salah satu cara mencegah kanker otak. Maka sebaiknya jangan menerima telepon dengan jangka waktu yang lama, karena radiasi yang berkelanjutan dalam jangka panjang akan dapat mempengaruhi bagian otak anda; kedua, jangan berjalan sambil menelepon, karena dengan berpindah tempat akan menyebabkan penerimaan sinyal menjadi tidak stabil, dengan begitu akan menyebabkan radiasi dalam jumlah besar dalam jangka waktu yang pendek, dan dapat mempengaruhi kesehatan tubuh; yang terakhir adalah menjaga jarak dengan telepon genggam, karena ruang lingkup radiasi dari telepon genggam berpusat pada telepon genggam, jarak antara tubuh dan telepon genggam menentukan tingkat radiasi yang akan diserap oleh tubuh, dengan meletakkan telepon genggam di dalam tas dan menggunakan handsfree saat telepon akan dapat mengurangi besarnya radiasi.

Ahli kanker dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, Peng Xiaochi menghimbau, demi mencegah kanker otak, sebaiknya scara teratur melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit besar dan kuncinya adalah memelihara kebiasaan menggunakan telepon genggam dengan benar, saat muncul gejala-gejala awal kanker otak, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan agar tidak menunda waktu terbaik untuk melakukan pengobatan.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami via online, email atau telepon. Untuk info-info terkini, anda dapat mengunjungi Facebook dan Youtube kami.

Teknologi & Fasilitas
Penanaman Biji Partikel + Intervensi, Buat Saya Berani Hadapi Kanker Payudara

Sam Yit Sim adalah seorang pasien kanker payudara yang berasa..

Menghadapi Ketakutan, Pasien Kanker Paru Stadium Akhir Mendapatkan Kembali Kehidupannya

Wu Yirui adalah seorang pasien kanker paru stadium 4 asal Kam..

  Pengobatan Minimal Invasif Intervensi+ Cryosurgery Bantu Pasien Kanker Serviks Atasi Kanker

Chen Juan adalah seorang pasien kanker serviks asal Indonesia..

  • 0812 97897859,
    0812 86165200,
    0852 11194878,
    0813 81837924,
    087 886640740,
    08777 1114643,
    08777 6603012,
    0877 51427930
JAKARTA OFFICE
Menara Citicon, Lt 11 Blok C, Jl. Letjen S.Parman Kav 72, Slipi, Jakarta Barat 11410
SURABAYA OFFICE
Sinarmas Land Plaza (Ex.Wisma BII), Lt 7 No.706, Jl Pemuda No. 60-70, Surabaya 60271
MEDAN OFFICE
Kompleks Multatuli Indah, Jalan H.Misbah Blok CC-21,Medan 20151.
  1. D02FD4E3
  2. 7E9E643F
  3. 53558243
  4. 53558243